Macam – Macam Jenis Semen & Fungsinya

Macam – Macam Jenis Semen & Fungsinya

78

macam-macam-semen

Semen – Di dalam dunia konstruksi kita tak jauh dari bahan yang satu ini yaitu, Semen. Semen menjadi bahan perekat yang berfungsi mengikat material lain seperti pasir, kerikil, sehingga menjadi satu kesatuan. Hampir semua bahan bangunan menggunakan semen, mulai dari plesteran hingga bahan paling kuat yaitu Beton. Semen berbeda dari material lainnya seperti kerikil & pasir yang merupakan hasil dari alam. Semen merupakan hasil pabrikasi dari beberapa bahan campuran seperti; kapur, pasir silika, tanah liat dan pasir besi.

Dalam pengecoran sendiri, untuk menghasilkan kualitas beton yang mempunyai kuat tekan yang baik tergantung pada jumah penggunaan semen dalam takarannya. Beberapa orang menganggap bahwa semua jenis semen sama, tapi kenyataannya terdapat beberapa macam jenis & tipe semen. Bahkan beberapa orang  mengira bahwa seluruh beton jenisnya sama, akan tetapi dapat dibedakan dari jenis semen yang digunakannya. berikut merupakan beberapa Macam – Macam Jenis Semen & Fungsinya :

Semen Portland / Semen biasa (Abu-Abu)

Semen jenis ini merupakan yang biasa dijual di Toko – Toko material. Semen ini memiliki warna abu kebiru-biruan. Fungsinya untuk penggunaan umum seperti rumah dan bangunan tinggi. Semen portland atau yang dalam dunia konstruksi lebih di kenal dengan istilah OPC (ordinary portland cement). Semen portland sendiri terbagi menjadi 5 type:

  1. Semen Portland Tipe I

Semen yang paling banyak di produksi karena cocok untuk berbagai tipe konstruksi beton yang tidak mensyaratkan syarat-syarat khusus. Biasanya digunakan dalam pembangunan untuk rumah permukiman, gedung bertingkat, dan jalan raya.

  1. Semen Portland Tipe II

Semen tipe ini biasa digunakan dalam pembangunan yang letaknya dipinggir laut, tanah rawa, dermaga, saluran irigasi, dan bendungan.

Baca Juga, BETON BERPORI | SOLUSI UNTUK MENINGKATKAN DAERAH RESAPAN

  1. Semen Portland Tipe III

Semen tipe ini memiliki daya tekan awal yang tinggi pada permulaan setelah proses pengikatan terjadi, lalu kemudian segera dilakukan penyelesaian secepatnya. Biasanya digunakan dalam pembangunan bangunan tingkat tinggi, jalan beton atau jalan raya bebas hambatan, hingga bandar udara dan bangunan dalam air.

  1. Semen Portland Tipe IV

Semen jenis ini membutuhkan panas hidrasi yang rendah pada saat penggunaannya. Diperuntukan untuk dam & lapangan terbang.

  1. Semen Portland Type IV

Pada konstruksi bangunan yang membutuhkan daya tahan tinggi terhadap kadar asam sulfat tingkat tinggi seperti area laut, pantai & rawa cocok menggunakan semen jenis ini.

Semen Portland Komposit / Portland Composite Cement (PCC)

Semen ini merupakan bahan material pengikat untuk konstruksi beton umum, pasangan batu bata, beton pra cetak, beton pra tekan, paving block, plesteran dan acian, dan sebagainya.

Baca Juga, 9 KEUNGGULAN HEBEL UNTUK MEMBANGUN RUMAH ANDA

Semen Portland Pozolan / Portland Pozzolan Cement (PPC)

Semen portland pozolan adalah semen yang di buat dengan menggiling terak, gipsum dan bahan pozolan. Semen ini lebih tepat digunakan untuk bangunan umum dan bangunan yang memerlukan ketahanan sulfat dan panas hidrasi sedang seperti; jembatan, jalan raya, perumahan, dermaga, beton massa, bendungan, bangunan irigasi dan fondasi pelat penuh.

Semen portland putih / White Portland Cement (WPC)

Semen putih di buat dari bahan baku yang kandungan besi dan magnesium oksidanya rendah. semen putih diperuntukan untuk lapisan keramik hingga dekorasi interior dan eksterior bangunan.

sumber,

www.lamudi.co.id

www.mixreadymix.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *