Bagaimana cara menggunakan alat ukur Theodolite

Bagaimana cara menggunakan alat ukur Theodolite

 

 

DT-elmusipil

Theodolite atau theodolit adalah suatu alat di bidang teknik sipil bangunan yang dirancang untuk pengukuran sudut. Sudut mendatar yang dinamakan dengan sudut horizontal dan sudut tegak yang dinamakan dengan sudut vertical. Dimana sudut – sudut tersebut berperan dalam penentuan jarak mendatar dan jarak tegak diantara dua buah titik lapangan.

Theodolite ada 2 jenis yaitu

  1. T0, yaitu Theodolite jenis lama yang penggunaan dan pengolahan data nya masih manual dilakukan oleh surveyor.
  2. DT, yaitu Digital Theodolite merupakan jenis alat baru hasil mengembangan dari T0 yang memliki keunggulan hasil koordinat disajikan dalam bentuk digital.

Lalu bagai mana cara menggunakan alat theodolite nya, berikut ulasannya:

Pertama kita Setting alat Theodolite dulu dengan tahapan pertama sebagai berikut :

  • Tentukan titik atau patok yang telah ditentukan.
  • Atur statif dengan ketinggian yang sesuai kenyamanan kalian untuk kalian gunakan nanti.
  • letakkan pesawat Theodolite diatas statif lalu kunci dengan kunci dengan baut yang berada di bagian bawah dari tribar plat statif itu sendiri agar pesawat tidak goyang atau jatuh.
  • Lalu lihat patok / paku dibawah dengan bantuan centring, setelah paku terlihat baru kedua kaki yang kita pegang ditaruh pada tanah.

Baca Juga, Ebook Teknik Sipil – Ilmu Ukur Tanah

  • Setelah statif ditaruh semua dan patok serta pakunya sudah kelihatan (walau tidak tepat) lalu kuatkan statif.
  • Setelah posisi statip kuat dan tidak goyang barulah dilihat paku lewat centring, apabila paku tidak tepat maka kejar pakunya dengan menggunakan sekrup penyetel sambil melihat centring. Karena dengan memutar sekrup penyete lingkaran petunjuk yang ada pada centring akan berubah dan arahkan lingkaran tersebut pada paku yang ada dipatok.
  • Setelah itu barulah dilihat nivo kotak (bagian bawah). Apabila nivo kotaknya tidak ada ditengah maka posisi alat dalam keadaan miring. Untuk melihat dimana posisi alat yang lebih tinggi maka lihat gelembung yang ada pada nivo kotak, apabila nivo kotaknya ada di Timur maka posisi alat tersebut lebih tinggi disebelah Timur maka kaki sebelah Timur dipendekkan atau yang sebelah Barat dinaikkan.
  • Setelah posisi gelembung pada nivo kotak ada ditengah maka alat sudah dalam keadaan waterpass, walau masih dalam  keadaan kasar.
  • untuk menghaluskan agar posisinya lebih level maka gunakan nivo
  • cararanya : karena dibawah alat theodolit terdapat tiga sekrup penyetel maka sebut saja sekrup A, B, C.
  • Pertama sejajarkan nivo tabung dengan kedua sekrup penyetel (bebas dan tidak terikat harus sekrup yang mana). Misalnya saja A dan B, setelah itu baru dilihat posisi gelembungnya. Apabila tidak ditengah maka posisi alat tersebut belum level maka harus ditengahkan dengan menggunakan sekrup A dan B.
  • Setelah nivo tabung ada ditengah baru diputar 90° atau 270° dan nivo tabung ditengahkan dengan menggunakan sekrup yang C. Setelah ditengah berarti posisi nivo tabung dan kotak sudah sempurna dan keduanya ada ditengah.

Baca Juga, Materi Kuliah Ilmu Ukur Tanah [Download Gratis]

  • Setelah itu baru dilihat centring apabila paku sudah tepat pada lingkaran kecil berarti alat tersebut sudah tepat diatas patok. Apabila belum tepat maka alat harus digeser dengan cara mengendorkan baut pengikat yang berada dibawah alat ukur.
  • Setelah kendor geser alat tersebut agar tepat di atas paku tetapi jangan diputar, sebab kalau diputar posisi nivo pasti akan berubah.
  • Setelah posisi alat tepat diatas patok maka pengaturan nivo tabung diulangi seperti semula sehinga posisinya ditengah lagi.
  • Tentukan titik acuan alat sebagai 0°00’00″(arah utara bumi dengan menggunakan kompas) dan juga tidak lupa untuk mengunci sekrup penggerak horizontal.
  • Nyalakan layar dengan menggunakan tombol power.
  • Kemudian setting sudut horizontal 0°00’00” dengan menekan tombol [0 SET] dua kali.• Satu kali untuk mengetahui sudut vertical •  Dua kali untuk mengetahui persentase kemiringan
  • Tampilkan pembacaan sudut vertical dengan menekan tombol [V/%]
  • Apabila di layar pada pembacaan sudut horizontal muncul huruf R menunjukan pembacaan sudut biasa, dan bila ingin diubah menjadi pembacaan sudut luar biasa tekan tombol [R/L].
  • Setelah itu di ukur tingginya alat dengan meteran atau roll meter dan alat siap untuk digunakan.

One thought on “Bagaimana cara menggunakan alat ukur Theodolite

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *