Browsed by
Tag: Download Ebook Pasir gratis

Jenis-Jenis Pasir dan Menentukan Kualitasnya

Jenis-Jenis Pasir dan Menentukan Kualitasnya

Jenis Pasir Di Indonesia

Pasir adalah material alam berbentuk butiran kecil selain lumpur atau tanah. Ukuran butiran pasir antara 0,5 mm s/d 2 mm. Pasir didapat dari debu letusan gunung berapi untuk pasir gunung, sementara pasir pantai berasal dari batu kapur yang berasal dari terumbu karang yang mati. yang berasal dari terumbu karang yang mati. Pasir merupakam salah satu bahan bangunan yang sangat penting dalam dunia konstruksi atau bangunan. Sebab banyak dipergunakan dari struktur paling bawah hingga paling atas dalam bangunan. Baik sebagai pasir urug, adukan hingga campuran beton.

Pasir untuk bangunan mempunyai jenis yang berbeda-beda. Beberapa ciri pasir yang berkualitas di antaranya adalah memiliki butiran yang tajam dan keras, bersifat kekal, tidak mengandung lumpur yang lebih dari 5%, tidak mengandung banyak bahan organik, bukan pasir laut, serta berada ada syarat ambang batas grradasi pasir yang baik. Ada beberapa jenis pasir yang ada di indonesia, antara lain :

jenis-jenis pasir yang ada di Indonesia:

Jenis Pasir Di Indonesia

  1. Pasir merah

Di beberapa daerah, pasir merah disebut juga dengan pasir jebrod. Jenis pasir ini dipakai sebagai bahan untuk pembetonan atau cor. Ciri utamanya ialah teksturnya lebih kasar dengan batuan yang lebih besar dibanding pasir lain. Untuk beton, hasilnya bisa kuat.

  1. Pasir elod

Namanya cukup unik didengar. Teksturnya hampir sama dengan jenis-jenis pasir yang ada di Indonesia lainnya. Hanya saja, pasir elod akan menggumpal ketika dikepal dan tak akan mudah untuk puyar lagi. Karakter unik tersebut dipengaruhi oleh adanya campuran tanah. Warnanya hitam dan tidak direkomendasikan sebagai bahan cor. Namun masih bisa dipakai untuk beberapa kegunaan, seperti plester dinding dan juga pembuatan batako.

  1. Pasir pasang

Pasir ini tak jauh beda dengan jenis pasir sebelumnya. Cirinya ialah teksturnya lebih halus jika dibandingkan dengan pasir beton. Kegunaannya ialah untuk campuran pasir beton agar tak terlalu kasar. Adukan dari pasir ini lalu bisa dipakai sebagai plesteran dinding.

Baca Juga, 7 Cara Gampang Untuk Cek Kualitas Semen Di Proyek

  1. Pasir beton

Ciri khas pasir ini ialah warnanya yang hitam. Butirannya cukup halus teksturnya. Jika dikepal dengan tangan tak akan menggumpal, karena murni dari pasir dan tidak ada campuran tanah.

Jadi, pasir ini sangat berkualitas untuk pengecoran, plester dinding, bahkan sangat bagus untuk pembuatan pondasi.

  1. Pasir sungai

Pasir ini cukup unik karena dibentuk dari hasil gigisan batuan keras. Ukuran butiran pasir sungai antara 0,063 mm hingga 5 mm saja. Untuk adukan pasangan, pasir sungai bisa dipakai sebagai bahan campuran. Sedangkan untuk pengecoran, pasir sungai tidak direkomendasikan.

Lalu bagaimana cara memilih pasir yang baik untuk bahan bangunan ?

Menurut Standar Nasional Indonesia (SK SNI – S – 04 – 1989 – F : 28) disebutkan mengenai persyaratan pasir atau agregat halus yang baik sebagai bahan bangunan sebagai berikut :

  1. Agregat halus harus terdiri dari butiran yang tajam dan keras dengan indeks kekerasan < 2,2.
  2. Sifat kekal apabila diuji dengan larutan jenuh garam sulfat sebagai berikut:
  3. jika dipakai natriun sufat bagian hancur maksimal 12%.
  4. jika dipakai magnesium sulfat bagian halus maksimal 10%.
  5. Tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 5% dan apabila pasir mengandunglumpur lebih dari 5% maka pasir harus dicuci.
  6. Pasir tidak boleh mengadung bahan-bahan organik terlalu banyak, yang harus dibuktikan dengan percobaan warna dari Abrans–Harder dengan larutan jenuh NaOH 3%.
  7. Susunan besar butir pasir mempunyai modulus kehalusan antara 1,5 sampai 3,8 dan terdiri dari butir-butir yang beraneka ragam.
  8. Untuk beton dengan tingkat keawetan yang tinggi reaksi pasir terhadap alkali harus negatif.
  9. Pasir laut tidak boleh digunakan sebagai agregat halus untuk semua mutu beton kecuali dengan petunjuk dari lembaga pemerintahan bahan bangunanyang diakui.
  10. Agreagat halus yang digunakan untuk plesteran dan spesi terapan harusmemenuhi persyaratan pasir pasangan

Baca Juga, Gedung di Jakarta Masuk 10 Menara Tertinggi Didunia

Syarat batas gradasi pasir adalah :

Jenis Pasir Di Indonesia

Selanjutnya bagaimana cara pengecekan terhadap pasir?

Saat membeli pasir, mungkin kita tidak sempat melakukan pengetestan secara teknis, kita dapat melakukan pengecekan kualitas dengan cara sederhana seperti dibawah ini :

Untuk mengecek kandungan lumpur pasir, dapat dilakukan dengan memasukkan pasir kedalam gelas yang sudah terisi dengan air. Kemudian botol digoncang dengan kuat dan kemudian biarkan hingga isi dalam gelas sampai tenang. Jika pasir banyak mengandung lumpur, akan kelihatan dengan jelas dimana lapisan lumpur akan tertumpu diatas pasir.

Untuk mengecek apakah pasir mengandung kotoran oraganik, dapat dilakukan dengan cara ambilkan segenggam pasir kemudian letakkan di sebuah wadah, kemudian tuangkan soda (sodium hydroxide) ke pasir tersebut. Kemudian tunggu beberapa saat, jika warna pasir berubah menjadi coklat, berarti pasir tersebut banyak mengandung bahan kimia organik.