Perbandingan antara Shear Wall dengan Kolom

Perbandingan antara Shear Wall dengan Kolom

shearwall+Kolom

Apa itu Shear Wall ?

Dalam Struktur Engineering, Shear Wall merupakan struktur vertikal dari sistem penahan gaya seismik yang dirancang untuk menahan gaya lateral dalam bidang, biasanya beban angin dan beban seismik. Shear Wall menahan beban sejajar dengan bidang dinding. Shear wall biasanya dibangun dari bahan – bahan atau material seperti beton atau batu. Selain menggunakan Shear Wall gaya geser juga dapat ditahan oleh rangka baja yang bisa sangat efektif dalam menyelesaikan gaya lateral tetapi mungkin lebih mahal biayanya. Shear wall sangat penting dibangunan tingkat tinggi, atau bangunan yang ada di daerah dengan kondisi angin kencang dan aktivitas seismik. Shear wall dapat diposisikan disekeliling bangunan.

Fungsi dari Shear Wall :

  1. Memberi Kekuatan lateral pada bangunan : Shear wall harus bisa memberi kekuatan geser lateral pada bangunan agar bisa menahan gaya gempa horizontal, kekuatan angin, dan menyalurkan beban tersebut ke pondasi.
  2. Memberi Kekakuan lateral pada bangunan : Shear wall memberikan kekakuan besar pada bangunan sesuai arah orientasinya, yang mengurangi goyangan lateral bangunan dengan demikian mengurangi kerusakan pada sturktur.

Download juga, AutoCAD 2018 64Bit Full Crack Gratis

Kolom Adalah ?

Mungkin beberapa dari pembaca sudah mengerti apa itu kolom, dan semua Engineer Sipil sangat tau apa itu kolom. Saya akan jelaskan secara singkat apa itu kolom menurut pandangan saya sendiri.

Kolom merupakan bagian vertikal dalam bangunan yang fungsi utamanya untuk menopang beban struktur dan memindahkannya melalui balok. kolom atas menyalurkan beban ke kolom bawah dan akhirnya ke pondasi lalu ke tanah.

Perbedaan antara Shear wall dan Kolom secara visual :

Hanya dengan pandangan sekilas saja kalian bisa mengatakan bahwa kolom sedikit lebih lebar dari shear wall, dan kalian sudah bisa menjawab alasan mengapa shear wall tidak ada di bangunan tingkat rendah di bandingkan dengan yang harus ada di bangunan pencakar langit.

Download Juga, Revit 2019 64Bit Full

Perbedaan dari kedua struktur tersebut ialah shear wall diperuntukan untuk memperkuat bangunan dari beban seismik karena faktanya shear wall menahan beban lateral dengan memulai deformasi geser, sebab itulah dinamakan shear wall.

Perbandingan Shear wall dengan Kolom

NO Kolom Shear Wall
1 Lebar minimum kolom beton harus 200 mm sesuai standar India. Namun banyak kode lebih suka 300 mm untuk tahan gempa. Lebar minimum dinding geser harus 150 mm sesuai Standar India.
2 Kolom beton kurang tahan terhadap Gempa dibandingkan dengan dinding geser. Dinding geser sangat tahan terhadap Gempa dibandingkan dengan Kolom.
3 Biasanya kolom beton disediakan di ujung ruangan sesuai rencana struktural. Dinding geser merentang sepanjang dinding.
4 Penampang kolom beton dapat berbentuk bujur sangkar, persegi panjang, bundar, bentuk I, bentuk L. Potongan melintang dinding geser seperti balok lebar yang diorientasikan secara vertikal.
5 Beban lateral ditangkal oleh deformasi lentur. Beban lateral ditahan oleh deformasi geser.
6 Biasanya lebih banyak konsumsi batu bata / balok. Biasanya konsumsi batu bata / balok lebih sedikit.
7 Dari sudut pandang estetika kolom tidak sebagus shearwall. Dari sudut pandang estetika, dinding geser lebih baik daripada kolom.
8 Sistem Beam-Column lebih efisien dan disukai untuk struktur bertingkat rendah. Sistem dinding geser lebih efisien untuk struktur bertingkat tinggi.
9 Membutuhkan keterampilan untuk penempatan kolom beton. Membutuhkan keterampilan tingkat lanjut untuk penempatannya karena jika tidak disimpan di lokasi yang tepat dapat menyebabkan efek buruk.

 

2 thoughts on “Perbandingan antara Shear Wall dengan Kolom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *