Perbedaan Jalan Aspal dengan Jalan Beton

Perbedaan Jalan Aspal dengan Jalan Beton

ConcreteVSAsphalt

Jalan merupakan salah satu prasarana transportasi yang wajib ada pada zaman sekarang ini.  Dulu jalan dibuat di perdaban Timur Tengah pada massa 3000 SM menghubungkan Mesopotamia – Mesir diperuntukan untuk mempermudah pedagang bertransportasi Disini Sejarah Jalan. Dengan berkembangnya perkembangan zaman sekarang berbagai jenis inovasi jalan sudah banyak sekali mulai dari jalan beton, aspal, campuran sampah, dll. Disini penulis akan mengulas tentang perbedaan Jalan Aspal dan Beton.

Jadi Mana yang Bagus Aspal Atau Beton ??

Sebetulnya dari segi sifat kedua bahan ini memiliki sifat yang berkelainan, beton merupakan perkerasan jalan yang kaku dan aspal perkerasan lentur dan cocok untuk jalan yang berkelok. Dari segi itu aja kita sudah bisa lihat kalo kedua bahan itu akan sangat memperlihatkan perbedaan yang sangat signifikan. Lebih rincinya seperti berikut:

Jalan Aspal

Perkerasan lentur merupakan perkerasan yang memanfaatkan aspal sebagai bahan pengikat. Lapisan-lapisan perkerasannya bersifat memikul dan meyebarkan beban lalu lintas ke tanah dasar yang telah dipadatkan. perkerasan dengan bahan pengikat aspal yang sering disebut campuran aspal panas atau hot mix. Pemakaian tipe perkerasan lentur tersebut semakin meningkat seiring dengan meningkatnya pengembangan suatu daerah.

Kelebihan jalan aspal

  • Jalan lebih halus, mulus, dan tidak bergelombang sehingga enak dalam berkendara.
  • Warna hitam aspal mempengaruhi psikologi pengendara menjadi lebih teduh dan nyaman
  • Untuk penggunaan pada jalan dengan lalu lintas kendaraan ringan, jalan aspal lebih murah dibanding konstruksi jalan beton.
  • Proses perawatan lebih mudah karena tinggal mengganti pada area yang rusak saja, dengan cara mengganti dengan yang baru pada area jalan yang rusak.

Kekurangan jalan aspal

  • Tidak tahan terhadap genangan air, sehingga memerlukan saluran drainase yang baik untuk proses pengeringan jalan aspal pasca hujan atau banjir
  • Pada struktur tanah yang buruk harus dilakukan perbaikan tanah terlebih dahulu sebelum ditumpangi oleh konstruksijalan aspal.

Jalan Beton

Perkerasan jalan beton semen atau secara umum disebut perkerasan kaku, terdiri atas plat (slab) beton semen sebagai lapis pondasi dan lapis pondasi bawah (bisa juga tidak ada) di atas tanah dasar. Dalam konstruksi perkerasan kaku, plat beton sering disebut sebagai lapis pondasi karena dimungkinkan masih adanya lapisan aspal beton di atasnya yang berfungsi sebagai lapis permukaan.

Kelebihan Jalan Beton

  • Dapat menahan beban kendaraan yang berat
  • Tahan terhadap genangan air dan banjir
  • Biaya perawatan lebih murah dibanding jalan aspal
  • Dapat digunakan pada struktur tanah lemah tanpa perbaikan struktur tanahnya terlebih dahulu
  • Pengadaan material lebih mudah didapat

Kekurangan jalan beton

  • Kualitas jalan beton sangat bergantung pada proses pelaksanaannya misal pengeringan yang terlalu cepat dapat menimbulkan keretakan jalan, untuk mengatasi hal ini dapat menambahkan zat kimia pada campuran beton atau dengan menutup beton pasca pengecoran dengan kain basah untuk memperlambat proses pengeringan
  • Untuk penggunaan pada jalan rayadengan kapasitas berat kendaraan yang tinggi, maka biaya konstruksi jalan beton lebih mahal dibanding jalan aspal, namun lebih murah pada masa perawatan.
  • Kehalusan dan gelombang jalan sangat ditentukan pada saat proses pengecoran sehingga diperlukan pengawasan yang ketat.
  • Proses perbaikan jalan dengan cara menumpang pada konstruksi jalan beton yang lama, sehingga menaikan ketinggian elevasi jalan, sehingga terkadang elevasi jalan lebih tinggi dibanding rumah di sampingnya.
  • Warna beton membuat suasana jalan menjadi keras dan gersang shingga menimbulkan efek kehati-hatian bagi pengendara di atasnya.

Jadi setelah melihat penjelasan di atas diketahui dari kedua bahan ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing. Untuk memilih jalan mana yang lebih baik beton atau aspal kita harus melihat lagi fungsi dan kondisi jalannya untuk apa dan bahan tadi akan menyesuaikan kebutuhan nya

3 thoughts on “Perbedaan Jalan Aspal dengan Jalan Beton

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *