Apa sih Bedanya Arsitek dengan Teknik Sipil

Apa sih Bedanya Arsitek dengan Teknik Sipil

Arsitek dengan teknik Sipil

Beberapa dari kalian mungkin ada yang belum terlalu mengenal dunia keteknik sipilan. Jadi akan ada beberapa pertanyaan yang akan kalian pikirkan nantinya, apa itu sipil ? apa beda dengan Pegawai Negri Sipil ? wkwkwk, Bedanya apa dengan arsitek yg sama sama bangunan ? Itu beberapa pertanyaan yang pernah saya alamin sendiri. Serius nyampe ada yang nanya nanti akan langsung masuk PNS juga, ini menandakan minimnya pengetahuan masyarakat umum tentang Teknik Sipil. Disini saya akan menjelaskan Apa itu Teknik Sipil ? dan apa bedanya Teknik Sipil dengan Arsitek.

Apa itu Arsitek ?

“Arsitek” berasal dari Latin architectus, dan dari bahasa Yunani: architekton (master pembangun), arkhi (ketua) + tekton (pembangun, tukang kayu). Arsitek adalah seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau ahli lingkungan binaan. Arsitektur seringkali diartikan secara sempit sebagai seorang perancang bangunan, adalah orang yang terlibat dalam perencanaan, merancang, dan mengawasi konstruksi bangunan.

Definisi tersebut kuranglah tepat karena lingkup pekerjaan seorang arsitek sangat luas, mulai dari lingkup interior ruangan, lingkup bangunan, lingkup kompleks bangunan, sampai dengan lingkup kota dan regional. Karenanya, lebih tepat mendefinisikan arsitek sebagai seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau lingkungan binaan. Atau arti lebih umum lagi, arsitek adalah sebuah perancang skema atau rencana.

Apa Itu Teknik Sipil ?

Teknik Sipil adalah Ilmu teknik yang mempelajari tentang bagaimana merancang, membangun, merenovasi tidak hanya gedung dan infrastruktur, tetapi juga mencakup lingkungan untuk kemaslahatan hidup manusia. Jenis jurusan ini lebih ke memperhitungkan kuatnya suatu konstruksi bangunan yang akan dibangun. Teknik sipil dikembangkan sejalan dengan tingkat kebutuhan manusia dan pergerakannya, hingga bisa dikatakan ilmu ini bisa mengubah sebuah hutan menjadi kota besar. Berikut beberapa Cabang dari ilmu Teknik Sipil:

  • Struktural
  • Geoteknik
  • Hidrologi
  • Manajemen Konstruksi
  • Transportasi
  • Lingkungan

Keluasan cabang dari teknik sipil ini membuatnya sangat fleksibel di dalam dunia kerja. Profesi yang didapat dari seorang ahli bidang ini antara lain: perancangan/pelaksana pembangunan/pemeliharaan prasarana jalan, jembatan, terowongan, gedung, bandar udara, lalu lintas (darat, laut, udara), sistem jaringan kanal, drainase, irigasi, perumahan, gedung, minimalisasi kerugian gempa, perlindungan lingkungan, penyediaan air bersih, survey lahan, konsep finansial dari proyek, manajemen projek dsb.

Jadi Apa Perbedaan dari Teknik Sipil dan Arsitek ?

Perbedaan dari arsitek, terletak pada posisi ahli teknik sipil dalam sebuah proyek. Arsitek menyumbangkan rancangan, ide, kemungkinan pelaksanaan pembangunan di atas kertas. Hasil rancangan tersebut diserahkan selanjutnya kepada staf ahli bidang teknik sipil untuk pelaksanaan pembangunan. Tahapan ini, ahli teknik sipil melakukan perbaikan/saran dari pelaksanaan perencanaan, koordinasi dalam proyek, mengamati jalannya proyek agar sesuai dengan perencanaan. Selain itu, ahli teknik sipil juga membangun konsep finansial dan manajemen proyek atas hal-hal yang memengaruhi jalannya proyek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *